Polsek Andong Monitor Pengajian Akbar Desa Beji

Polres Boyolali News – Pada Minggu (10/11/19) pukul 08.30 hingga 12.20 Wib di lingkungan Mushola Al Mutaqin Dk. Bulu Rt. 06/07 Beji Andong Boyolali telah berlangsung Pengajian Akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan Penyerahan Sertifikat Wakaf dengan Ketua panitia penyelenggara Widodo, yang dihadiri kurang lebih 700 jama’ah.

Hadir dalam Pengajian Akbar tersebut Habib Muhammad Syarif bin Alwi bin Ali Assegaf ( Surakarta ), KH. Achmad Charir, S.H. ( Rois Syuriah PC NU Kab. Boyolali ), Habib Yahya bin Agil ( Susukan, Semarang ), KH. Habib Masturi ( Pembina PC NU/ Ketua FKUB Kab. Boyolali ), Danramil 15/ Andong yang diwakili oleh Serda Budi Istiawan, Kades Beji sdr. Malikin, S.Ag, tokoh agama dan tokoh masyarakat Ds. Beji, Jamaah Pengajian Akbar dari Ds. Beji Kec. Andong Kab. Boyolali dan sekitarnya.

Adapun susunan acara dalam Pengajian Akbar tersebut, Pembukaan, Dzikir tahlil yang dipimpin oleh Nasukha, Sambutan – sambutan dari Prakata panitia oleh Bp. Chunain, Forkopincam Andong yang diwakili oleh Kades Beji Sdr. Malikin, S.Ag, Sambutan dari PC NU Boyolali oleh KH. HABIB MASTURI ( Pembina PC NU/ Ketua FKUB Kab. Boyolali ). Pembacaan Sholawat Simtud durror bersama Habib Muhammad Syarif bin Alwi bin Ali Assegaf ( Surakarta ) yang diiringi Hadroh Darul Rosul dari Beji, Andong.

Mauidhoh hasanah oleh KH. Acmad Charir, S.H. ( Rois Syuriah PC NU Kab. Boyolali ) yang intinya Bahwa Maulid Nabi menurut bahasa berarti menghormati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dan kegiatan Maulid Nabi merupakan tradisi/ budaya keagamaan yang tidak bisa diukur dengan Qur’an dan Hadist, Bahwa budaya alat musik terbang sudah ada sejak jaman Nabi Muhammad, ketika Nabi Muhammad pindah dari Mekah ke Madinah disambut dengan alat musik terbang oleh penduduk Ansor, Kitab Al Barjanji berisi do’a, sholawat dan sejarah kehidupan Nabi Muhammad sejak dalam kandungan, sehingga kita menjadi tahu sejarah Nabi dan tidak sedikit-sedikit mengatakan bid’ah, Bahwa NU mengemban amanah besar untuk menyelamatkan agama Islam yang benar sesuai akhlaq Nabi Muhammad di Negara Indonesia dengan berpedoman pada empat madab yaitu Imam Syafi’i, Imam Hanafi, Imam Maliki dan Imam Hambali, Nabi Muhammad ketika lahir sudah dalam keadaan ,Kedua tangan menapak ke tanah/ bersujud, Muka menghadap ke langit, Pusar sudah lepas, Dikhitan, Semua setan disingkirkan oleh Allah. Kita ingin masuk surga salah satunya dengan cara hormat dan takdim kepada hari kelahiran Nabi Muhammad untuk mengharapkan mendapat syafaatnya. Dengan adanya peristiwa Maulid Nabi Muhammad mendorong kita untuk memperbanyak bersholawat kepada Nabi Muhammad.

Dalam Pengajian Akbar tersebut dilaksanakan pam dan monitoring dari Polsek Andong, Koramil 15/ Andong, dibantu Linmas Ds. Beji sebanyak enam orang, Banser sebanyak sepuluh orang dan PS Pagar Nusa MWC NU Kec. Andong sebanyak 15 ( lima belas) orang, berlangsung aman dan kondusif.

(Humas Polres Boyolali )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *