Penganiayaan Eks Kasat Reskrim Wonogiri: Papi, Ayo Cepat Sembuh, Kita Berenang Lagi!


SEMARANG – “Papi,ayo cepat sembuh, kita berenang lagi,”
Begitulah ketiga anaknya; Junot (10), Calista (9) dan Bianca (8) kerap menyemangati ayahnya yang kini hanya terbaring di salah satu kamar rumah mereka. Lokasinya di Perumahan Taman Sari Hills, Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, di Blok D05/11.
Papanya adalah Kompol Aditia Mulya Ramdhani (35), eks Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Wonogiri yang menjadi korban pengeroyokan ketika pecah bentrok dua perguruan silat di Wonogiri, Mei 2019 lalu.
“Cita-cita saya jadi seperti Papa (jadi polisi),” kata Bianca ketika ditemui di rumahnya.
Cerita tentang anak-anak yang terus menyemangati itu disampaikan Dewi Setyawati (39), istri dari Aditia. Tiga anak itu adalah buah hati mereka.
Dewi bercerita, pasca suaminya pulang dari perawatan di Singapura pada 17 September itu, ada sejumlah perkembangan bagus. Salah satunya; sudah bisa merespons walaupun cuma gerakan tangan ringan, senyum ataupun respons mata.
Salah satu responsnya ketika anak-anak menyemangati hal itu. “Biasanya kalau mereka selesai belajar, pada tiduran di samping Papinya. Kalau mau berangkat sekolah juga pamitan ‘Pi, berangkat sekolah dulu’, pulang sekolah juga,” sambung Dewi.
Aditia merespons, salah satunya lewat mata atau gerakan tangan itu.
Dewi menyebut, ketika awal-awal kejadian, tidak menceritakan anaknya. Tetapi, informasi itu akhirnya didapat ketika anak-anak membuka YouTube, ada berita tentang kejadian yang menimpa ayahnya.
Akhirnya, walau berat hati, Dewi menceritakan perlahan apa yang menimpa ayah mereka. “Alhamdulillah mereka bisa menerima, bahkan terus menyemangati,” lanjutnya.
Hal itu juga yang menjadi penguat hati Dewi untuk terus bersabar dan telaten merawat suaminya. Dia meyakini itu adalah ibadah, termasuk ketika suaminya sedang bekerja juga adalah ibadah. Jadi Dewi punya keyakinan apa yang menimpa suaminya adalah ketika sang suami sedang beribadah.
Setiap pukul 05.00 WIB, Dewi memandikan suaminya kemudian membawa keluar agar terkena sinar matahari. Tetapi tetap dalam pengawasannya, sebab saat ini belum bisa menghirup udara bebas, masih menggunakan alat bantu pernafasan.
Setiap 3 jam sekali, Dewi mengganti pampers untuk sang suami. Tiap 1 jam, terus memeriksa kondisinya, termasuk rutin memberikan nutrisi otak sebab bagian itulah yang mengalami kerusakan sebab penganiayaan tersebut.
“Alhamdulillah sekarang terus bagus perkembangannya. Bisa merespons, kalau ada teman-temannya yang datang yang dia kenal, dia merespons walaupun hanya gerakan tangan,” sambung Dewi.
Perhatian Institusi
Dari pihak Polri sendiri perhatian terus diberikan. Baik dari Polda Jawa Tengah maupun Mabes Polri. Seperti pada Jumat (18/10/2019) itu, sejumlah perwira dari Mabes Polri, di antaranya AKBP M. Iqbal juga dari Polda Jawa Tengah, datang ke rumah Kompol Aditia untuk membesuk.
Sejumlah dokter, baik dokter umum maupun spesialis dari RS Bhayangkara Semarang juga datang. Mereka memang rutin melakukan pemeriksaan dengan kunjungan rumah.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RS Bhayangkara Semarang, dr Niken Diah, mengatakan alasan Kompol Aditia dirawat di rumah karena kondisinya sudah stabil.
“Juga dekat dengan keluarga, harapannya agar cepat memulihkan kondisi psikologinya,” kata Niken.
Dia menyebut, dokter umum dan tim dokter spesialis di antaranya spesialis bedah, mata, syaraf, THT hingga penyakit dalam, juga rutin memantau kondisi Kompol Aditia.
“Memang perkembangannya sudah bagus, sudah bisa merespons. Misal kalau tidak nyaman di pegang di bagian mananya, tangannya menarik atau bergeser, itu merespons,” ungkap Niken.
Dokter Spesialis Bedah RS Bhayangkara Semarang, dr Adi Purnomo, menjelaskan selain masih dipasang alat bantu nafas, juga dipasang alat untuk memasukan nutrisi makanan. Dari dinding perut langsung ke lambung.
Alat bantu nafas itu diganti tiap 3 bulan, sementara alat bantu untuk memasukkan nutrisi makanan diganti tiap 6 bulan.
“Saat ini dua alat ini vital untuk kelangsungan hidup Kompol Aditia. Masih perlu dipasang karena kondisi kesadarannya yang belum memungkinkan melakukan sendiri,” tambah dr Adi.
Soal respons, dr Adi juga mengatakan hal yang sama. “Beliau (Kompol Aditia) sebenarnya tahu (bisa merespons), buka mata, menggerakan sedikit anggota geraknya (tubuh), jadi kalau ada yang masuk (membesuk) beliau tahu,” tutupnya. (eka setiawan)

Tenis bersama dalam rangka HANTARU 2019

 

Polres Boyolali News – Jajaran Forkompinda Kabupaten Boyolali melaksanakan olah raga tenis lapangan di lapangan tenis Poncobudoyo, Siswodipuran Boyolali Jumat (18/10) pukul 07.00 wib dalam rangka HANTARU 2019.

Kapolres Boyolali Ajun Komisaris Besar Polisi Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K. hadir dalam olah raga bersama tenis lapangan di lapangan tenes Poncobudoyo Siswodipuran Boyolali bersama jajaran Forkompinda kabupaten Boyolali dalam rangka HANTARU 2019.

Acara yang siselenggarakan oleh Badan pertanahan kabupaten Boyolali ini bertujuan untuk menjalin keakraban seluruh instansi Sipil maupun Militer yang di kemas dalam silaturahmi dan olahraga bersama .

Acara yang di buka secara simbolik oleh Bupati Boyolali Drs. H. Seno Samudro ini diikuti atlet-atlet tenis dari instansi yang di undang dalam rangka menyemarakkan HANTARU 2019.

Dalam sambutan singkatnya Bupati mengucapkan selamat hari HANTARU 2019, semoga kedepan HANTARU semakin profesional dan berbenah diri dalam menyelesaikan masalah pertanahan di kabupaten Boyolali.

Mengakhiri sambutannya Bupati menyampaikan ucapan selamat bertanding para atlet tenis da tetap junjung sportivitas kebersamaan serta jaga keselematan.

Pada kesempatan ini Bupati melakukan pemukulan Bola tenes secara simbolik di lanjurkan tenes bersam dari instansi yang ada.

Selama giat berlangsung situasi aman terkendali.

(Humas Polres Boyolali)

Kapolsek Musuk Hadiri Kegiatan Kunjungan Tim Wasev Itjenad TMMD Reguler Ke-106 Tahun 2019

Polres Boyolali News – Kapolsek Musuk Iptu K. Budi Sukarno bersama Forkopincam Musuk-Tamansari menghadiri kegiatan kunjungan Tim Wasev Itjenad TMMD Reguler Ke-106 di Desa Sangup Kecamatan Tamansari Kabupaten Boyolali. Kamis [17/10/19] pukul 10.00 WIB.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Wasev Itjenad Brigjen TNI Bueng Wardadi SIP. MH, Staf Ahli Kodam IV Diponegoro Kolonel Inf. Subandi, Danrem 074 Warastratama Surakarta yang diwakili Kasiter Letkol Caj. Achsin, Dandim 0724 Boyolali Letkol Kav. Herman Taryaman, SIP. MH, Frokopimda Boyolali/yang mewakili, Ketua DPRD Kabupaten Boyolali yang diwakili oleh Ibu. Tri Ismiyati, Dinas Instansi Pemkab Boyolali, Forkopimcam Musuk dan Tamansari, Danramil jajaran Dandim 0724 Boyolali, Kepala Desa se-Kecamatan Tamansari, Ormas dari Banser, Pemuda Pancasila dan Satgas MTA serta Warga masyarakat Desa Sangup yang berjumlah kurang lebih 150 orang.

Kunjungan tersebut, ada juga kegiatan penyerahan sarana kontak dan bantuan sembako secara simbolis oleh Ketua Tim Wasev Itjenad TMMD ke-106 kepada warga masyarakat Desa Sangup dan peninjauan pembangunan TMMD yang sedang di kerjakan oleh Satgas TMMD Reguler ke-106 berupa pembangunan jalan penghubung desa dan bak penampungan air Desa Sangup Kecamatan Tamansari Kabupaten Boyolali.

Dalam kegiatan kunjungan tersebut Polsek Musuk bersama Koramil 02 Musuk melaksanakan pengamanan guna tercipta situasi yang aman, lancar dan kondusif serta menjalin hubungan yang baik antara Polri dengan TNI.

[Humas Polres Boyolali]

Kapolsek Andong Interaksi Dengan Kepala Desa Dan Perangkatnya

Polres Boyolali News – Kapolsek Andong AKP Warsito didampingi Kanit Provos Aiptu Maryadi, S.H. berinteraksi dengan Kepala Desa Pranggong, Wagimin dan Kepala Desa Kunti, Tawiyanto beserta perangkat desa pada Kamis (17/10) pukul 10.00 WIB guna sosialisasi program unggulan Polda Jawa Tengah.

Adapun sosialisasi tersebut “Jogo Wargo Jogo Negoro” untuk masyarakat Jawa Tengah sedangkan untuk petugas “Jogo Wargo Petugas” wajib bagi seluruh personil Polri Jawa Tengah.

Selama berinteraksi dengan masyarakat desa, Kapolsek mengajak Kepala Desa Pranggong dan Kunti beserta Perangkat Desa untuk mengabadikan kegiatan terobosan ini dengan foto bersama di depan Balai Desa masing-masing.

Selama kegiatan berlangsung tanggapan masyarakat positif disambut dengan penuh kekeluargaan,” Ujar Kapolsek.

(Humas Polres Boyolali)

Bhabinkamtibmas Polsek Andong Memakmurkan Masjid Desa Binaan

Polres Boyolali News – Bhabinkamtibmas Brigadir Arif Darmawan dan Bripka Agus Priyono, S.H. memakmurkan masjid desa binaan masing-masing desa Semawung dan Kedungdowo, Andong, Boyolali pada Kamis (17/10) pukul 12.00 WIB guna menunaikan Sholat Dhuhur berjamaah dengan warga.

Brigadir Arif memanfaatkan waktu Ba’da Dhuhur dengan Jamaah untuk tatap muka dan silaturahmi guna menyampaikan visinya sosialisasi melalui media sosial Aplikasi “Jogo Wargo Jawa Tengah”.

Sedangkan Bripka Agus menyapa Takmir Masjid Jami’ Sholikin, Mugiyono sekaligus Imam Masjid setempat guna meningkatkan kebersamaan di bidang keamanan.

Selama menunaikan kewajiban Sholat Dhuhur berjamaah, keduanya menyisipkan pesan kamtibmas yang saat ini marak yaitu sosialisasi Aplikasi “Jogo wargo Jogo Negoro” program unggulan Kapolda Jateng, “Tuturnya kepada Warga.

(Humas Polres Boyolali)

Kapolsek Cepogo Sosialisasikan New Smile Police Polda Jawa Tengah

Polres Boyolali News – Kapolsek Cepogo Polres Boyolali Polda Jawa Tengah AKP Wahidin, S.H. bersama Lanit Sabhara Aiptu Arief Satrio Nugroho, Kasi Humas Aipda Iswanta dan Kanit Intelkam Bripka Atdi Prayitno melaksanakan sambang di balai Desa Jelok dan Desa Paras Kecamatan Cepogo, Kamis (17/10/19) jam 09.15 s/d 11.30 wib.

Sambang ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Kapolsek Cepogo dan anggota dengan tujuan untuk melaksanakan pantauan situasi keamanan dan memberikan himbauan-himbauan kamtibmas.

Kapolsek Cepogo AKP Wahidin, S.H. memberikan himbauan kepada kepala desa dan perangkat untuk selalu bekerja sama dengan Pilsek Cepogo dalam membina keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu Kapolsek dalam silaturahmi kali ini juga memberikan sosialisasi kepada Kepala Desa dan perangkat mengenai program polda jawa tengah New Smile Police Jogo wargo jogo negoro yang bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam melapirkan suatu kejadian baik laka lantas maupun kriminal untuk segera memperoleh pelayanan kepolisian.

Kapolsek juga menyampaikan pesan kepada kepala desa dan perangkat untuk turut mensukseskan terobosan Polda Jawa tengah tersebut dengan cara turut mendownload aplikasi tersebut dan mensosialisasikan kepada masyarakat, tambah Kapolsek.

(Humas Polres Boyolali)

Percepatan Layanan Kepolisian Kepada Masyarakat, Polsek Klego Galakkan Pasang Aplikasi “Jogo Wargo”

Polres Boyolali News – Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, jajaran Kepolisian Polda Jawa Tengah beserta jajarannya mewajibkan buka aplikasi dengan nama “Jogo Wargo” pada masyarakat.

Seperti siang ini, Kamis (17/10) siang bertempat di Aula kantor Kecamatan Klego Boyolali, empat anggota Bhabinkamtibmas Polsek Klego Polres Boyolali dipimpin Wakapolsek IPDA Selamet melakukan sosialisasi dalam pemasangan aplikasi ini di handphone Android kepada Ormas dan warga lainnya yang ada .

“Aplikasi seperti halnya “Jogo Wargo” yang akan kita pasang pada Handphone Android masing-masing warga, nantinya akan berfungsi manakala ada warga yang mengalami atau melihat suatu kejadian baik kriminal maupun adanya kecelakaan dijalan, nanti bisa melaporkan dengan menggunakan Aplikasi ini, sehingga nantinya setiap ada kejadian yang segera membutuhkan bantuan atau penanganan dari Polri akan segera bisa diketahui dan ditangani oleh Polri sesuai lokasi terdekat dengan lokasi kejadian,” terang Wakapolsek di sela sosialisasi siang ini.

Dengan demikian aplikasi “Jogo Wargo” yang merupakan program Polda Jawa Tengah ini akan mempermudah bagi semua masyarakat yang sudah memasang aplikasi ini pada Handphone miliknya yang sangat mudah dan sangat membantu manakala ada kejadian yang akan bisa segera dilaporkan cukup menggunakan aplikasi “Jogo Wargo” ini.
(Humas Polres Boyolali)

Adakan Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan Kecamatan Klego

Polres Boyolali News – Bertempat di aula Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali dilakukan Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memahami akan nilai – nilai luhur budaya bangsa, Kamis (17/10) pukul 09.00 WIB.

Nampak hadir dalam kegiatan ini dari Forkopimcam Klego Boyolali, beberapa Ormas yang ada termasuk anggota Banser, Kokam, Pemuda Pancasila, perwakilan pelajar setingkat SMA/SMK serta undangan lainnya .

Dalam kesempatan ini, IPDA Selamet yang turut hadir dan mewakili Kapolsek Klego mengatakan,” Kepada semua yang hadir, bahwa bangsa kita Indonesia ini merupakan bangsa yang sangat kaya termasuk kaya akan budaya, untuk itu kita sebagai warga yang baik harus bangga dan mampu memahami adanya keaneragaman budaya ini,” tutur Wakapolsek.

“Disisi lain sebagai warga negara yang baik sudah sepantasnya untuk selalu taat hukum yang ada, selalu menjaga persatuan dan kesatuan sesama warga di masyarakat, hindari adanya faham radikal yang akan memecah persatuan bangsa dan tentunya marilah kita tetap menjaga keamanan dan ketertiban kita bersama, sehingga kedepan bangsa kita akan semakin maju dan berkembang yang tentunya tidak melupakan akan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Tuhan Allah SWT,” imbuhnya.

Kegiatan yang berlangsung tertib pagi ini tidak lepas peserta dari anggota
TNI-Polri setempat sebagai bentuk kebersamaan .
(Humas Polres Boyolali)

Rumah Roboh Di Sambi Tak Ada Korban Jiwa

Polres Boyolali News – Sambi pada Rabu (16/10/2019) pukul 13.00 WIB, kejadian rumah roboh milik warga di Kedunggentong Rt 004/001 Sambi Sambi Boyolali.

Beruntung kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, alhasil pemilik rumah tidak berada didalamnya, suami dan istri tersebut tiga hari sebelum kejadian telah berpindah tempat tinggal di rumah neneknya yang jaraknya sekirar 50 meter.

Pemilik rumah Ahmadi (35) dan istri Waryanti (37) dalam keadaan mengandung besar tinggal bersama neneknya sambil menunggu tidak lama akan melahirkan anak pertamanya.

Sementara itu Ahmadi (35) saat rumahnya roboh sedang bekerja harian di sawah sebagai tenaga untuk menyirami tanaman terong milik orang lain.

Pihak Polsek Sambi dipimpin Waka Polsek Sambi Iptu Heru Setyanto, anggota Koramil 10/ Sambi dan Satpol PP Kec. Sambi beserta Perangkat Desa Sambi berada di TKP, Ahmadi masih bekerja yang menemui adalah istrinya dalam keadaan mengandung bersama warga setempat mengecek kondisi rumahnya yang roboh rata dengan tanah.

Keterangan yang dihimpun di TKP sementara rumah dalam keadaan kosong karena pemilik rumah tiga hari yang lalu pindah tempat di rumah nenek dan rumah berukuran 5 X 8 meter terbuat dari kerangka kayu dan bambu dalam kondisi rapuh dan roboh rata dengan tanah.

Sebagaimana apa yang diketahui saksi I Sarman (42) dan saksi II Paino (70) merupakan tetangga korban bahwa pada saat kejadian rumah Ahmadi mengalami roboh cuaca dalam keadaan terang dan angin yang berhembus tidak terlalu kencang namun karena kondisi rumah yang mulai rapuh tersebut dan posisi rumah berada dengan lahan persawahan sehingga kondisi tersebut menyebabkan rumah Ahmadi mengalami roboh rata dengan tanah.

Menurut keterangan Ahmadi dan istri Waryanti barang barang berharga sebelumnya sudah dibawa kerumah neneknya hanya beberapa perabot pecah (gelas/piring) masih ada yang tertinggal, bersyukur korban jiwa tidak ada hanya kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 10.000.000,- atas kejadian tersebut.

(Humas Polres Boyolali)

Patroli Malam Polsek Juwangi Sambangi Komplek Pertokoan Cegah Kejahatan

Polres Boyolali News – Juwangi situasi pada malam hari nampak lengang tidak nampak aktifitas masyarakat seperti biasanya, ini menunjukkan situasi di lingkungan tersebut aman, nyaman dan kondusif.

Kapolsek Juwangi Boyolali Iptu Sarwoko, S.H. melalui Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polsek Juwangi Aiptu Dadut Joko Sutrisno yang malam itu memimpin patroli menyambangi komplek pertokoan malam itu yang tutup, Rabu (16/10/2019).

Kegiatan ini untuk mengantisipasi akan ancaman dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan akan dilantiknya presiden dan wakil presiden Indonesia pada tanggal 20 oktober 2019 mendatang.

(Humas Polres Boyolali)